Simron Nenobais, Kepala Desa Noenoni, Kecamatan Oenino di Kabupaten Timor Tengah Selatan-NTT menyebutkankan peluang investasi pertanian di desa menguntungkan. Dalam keterangan melalui wawancara di Pro1 RRI Kupang Selasa, (9/4/2024) lalu, Ia mengakui terdapat banyak peluang keuntungan investasi dalam bidang pertanian.
“Bertani sebenarnya menarik, menurut saya. Bayangkan untuk satu hektar jagung kita menanam 15-20 kilo. Dalam 120 hari, kita panen 5-7 ton. Berangkat dari rumah saat tanam bawa 15 kilo dengan motor, saat panen truk yang bawa pulang jagung,” kata Simron menjelaskan.
Ia melanjutkan, jika seseorang tertarik berinvestasi pertanian dengan bertanam padi, Ia dapat memulai dengan lima kilo padi dapat menghasilkan satu ton beras atau 700 kilogram beras. Dengan perhitungan harga beras 15 ribu rupiah, seorang petani bisa menghasilkan uang 15 juta dalam waktu 120 hari.
Kepala Desa yang pernah turut serta mengikuti pelatihan pertanian di PPMT SoE ini mengakui peluang di musim hujan di desa Noenoni dapat dimanfaatkan untuk bertanam jagung, sedangkan pada musim kemarau air dikelola untuk bertanam padi.
“Jadi petani di sini tidak ada istirahatnya. Selain jagung dan padi, sambung lagi dengan musim kemiri dan asam,” ungkapnya bersemangat. Ia juga menyebutkan peluang perternakan sebagai bonus yakni beternak babi, sapi dan ayam. (ST)