NOENONI, TTS – Sebanyak 342 kepala keluarga (KK) di Desa Noenoni, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menerima bantuan ketahanan pangan dari pemerintah pada Senin (8/6/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan oleh Pemerintah Desa Noenoni melalui Sekretaris Desa, Sefnat Nitbani, yang mewakili Kepala Desa. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat penerima manfaat.
Dalam program tersebut, setiap penerima memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi warga.
Sekretaris Desa Noenoni, Sefnat Nitbani, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.
“Pemerintah desa berharap bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat serta membantu menjaga ketahanan pangan keluarga. Kami juga mengimbau agar bantuan yang diterima dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan secara transparan berdasarkan data penerima yang telah ditetapkan sehingga seluruh proses dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Salah seorang penerima bantuan, Martase Neolaka, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Beras dan minyak goreng yang kami terima sangat membantu kebutuhan keluarga, apalagi harga kebutuhan pokok saat ini cukup tinggi,” katanya.
Ungkapan senada disampaikan Yohanis Bosoin. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan.
“Kami berharap program seperti ini terus berlanjut karena sangat membantu warga. Terima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan kondisi masyarakat di Desa Noenoni,” ujarnya.
Melalui program bantuan ketahanan pangan ini, Pemerintah Desa Noenoni berharap kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat serta mampu menjaga ketahanan pangan di tingkat keluarga sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.